KETIKA GELAP TIBA
Aku sadar mataku mulai bermasalah
Aku tak bisa melihat
Aku tak bisa merasa
Tapi
Aku hanya bisa meraba
Semakin kucoba untuk memastikan
Pandanganku kabur
Dan mataku berair
Perih hingga retina
Mengoyak korona yang menganga
Apakah aku salah
Apakah aku menyakiti
Apakah aku mengabaikan
Apakah aku harus jujur
Bahwa semua bertambah pekat
Yakinku ada Dia
Sang pengertian dan pemaham
Yang akan menuntunku dalam gelap
Karena sinar terangNya melebihi
Jutaan kilatan cahaya matahari
Dia kan berpendar
Menembus
Relung hati yang paling dalam
Ya Allah, berilah petunjuk Mu
Agar kami tahu caranya bersyukur.
Semalam bunda juga mati lampu bu Lily, he he he . . .
BalasHapus